Jumat, Maret 21

Jawaban-jawaban Ngakak dalam Ujian

Gue sendiri nggak kebayang dengan jawabannya. Dan gue yakin, gurunya pasti stress banget. Kalo gue yang jadi gurunya, mungkin gue akan langsung pensiun dan berhenti mengajar selama-lamanya.

Di satu sisi, pelajar pasti udah belajar mati-matian. Tapi pas ulangan, mendadak langsungblank, pasrah, atau mengalami penggeseran otak secara tiba-tiba. Nah, ini adalah jawaban-jawaban absurd dalam ulangan yang bisa bikin kita geleng-geleng kepala:

1. 


"Gambar di samping mewujudkan kasih sayang seorang: A. pembantu." Gue yakin banget, pelajar SD ini kurang mendapat kasih sayang dari orang tua. Anak ini pasti sering nongkrong di Indomaret dan bergaul dengan para kasirnya. Suka nemenin pembantunya belanja lalu mojok bareng tukang sayur. Semoga orang tuanya cepat ditemukan.

2.
 


"In which battle did Napoleon die?"
His last one. Oke...

"Where was the Declaration of Independence signed?"
On the bottom of the page. You don't say?

"What can you never eat for Breakfast?
Lunch & Dinner. Yaiyalah!

.... "If you had 3 apples and 4 oranges in one hand and 3 oranges and 4 apples in the other hand, what would you have?"
Very large hands. Argggghhh!!!

Yang lebih absurd lagi, walaupun dapet nilai F, pelajar satu ini mendapatkan nilai A+ untuk kreativitasnya. Salut.


3.

Yak, pelajar satu ini benar-benar menggambar segitiga sama kaki!


4.
 

Ini juga nggak kalah kreatif. Jawaban essay pertamanya rahasia. Jawaban essay kedua ketumpahan kopi. Nggak habis pikir, apa yang ada di otak anak ini. Tapi, terima kasih, karena udah memberikan ide jawaban yang brillian. Nanti, bakal gue coba praktekin.


5.


Udin benar-benar pelajar yang menaati peraturan. "Jawablah pertanyaan berikut dengan BENAR dan TEPAT." Dan lihat, jawabannya BENAR dan TEPAT semua! Bravo, Udin! Yang bikin gue ketawa, adalah jawaban nomor 3. Mungkin menurut Udin, dengan dicoretnya jawaban BENAR dan diganti dengan TEPAT bisa mengubah nilai ulangannya. Ya, siapa tau.


6.


Inilah yang namanya realitas. Di zaman sekarang ini, nggak bisa disalahin juga sih jawabannya.


7.

Biar gue tulis ulang kalo gambarnya nggak kelihatan:


"1. Buktikan garis berat suatu segitiga adalah 2 : 1.


Jawaban: Saya bingung pak, apa yang mau saya buktiin. Ini semua telah dirancang oleh Tuhan. Segala sumber ilmu pengetahuan berdasarkan firman Tuhan dan dia yang menjadikannya baik. Jadi menurut saya tidak ada yang perlu dibuktikan, karena pembuktian ini hanyalah bentuk ketidakpercayaan saya dengan Tuhan. Karena saya percaya Tuhan saya, Tuhan yang benar. Saya percaya kepada-Nya bahwa garis berat dari suatu segitiga adalah 2 : 1! 'Barangsiapa yang tidak percaya kepada-Nya, hidupnya akan binasa.' "

Menurut gue, pelajar yang satu ini kayaknya salah jurusan, mengalami tekanan batin, atau udah bener-bener pasrah sampai nggak tahu harus jawab apa. Gue yakin, walaupun nilai matematikanya jelek, nilai agamanya pasti tinggi. Ini juga sebagai pelajaran sih, bahwa ketika kita nggak bisa menjawab soal ulangan, pastikan aja iman kita kuat.

8.



Anak yang jujur sekali. "Siapa dia?" Polisi. "Apa saja tugasnya?" 1) Minta uang. 2) Jagain jalan. 3) Baris-baris. Udin, is that you?


9.


Seorang pelajar jenius dengan IQ lebih dari 200 telah lahir. Lihat, betapa cepatnya dia menemukan "x". Gue pernah make cara ini pas ulangan matematika karena udah saking pasrahnya. Bukannya dibilang jenius, jawaban gue malah disalahin sama guru.


10.
 

Anak ini pasti nggak suka matematika.

11. 


"Who has Adolf Hitler?" Malah digambar. Ini juga harusnya nggak disalahin, sih.

12. 



Gue paham langkahnya, karena gue pernah melakukan ini.


1/n sin x = ? -> huruf n dicoret -> tinggal si x -> six -> 6.


13. 

Lagi-lagi, pelajar salah gaul. Mungkin, ini adalah asal muasal dari typo yang sebenarnya. Gue kira, ngetik doang yang bisa typo. Nulis juga bisa ternyata. Salahkan keyboard yang huruf "d" dan "f" -nya bersebelahan. Eh, tapi ini nulis pake pensil, ya.

Gue berharap, semoga ini bukan Udin.

14. 



Expand artinya memperluas. Kalo soalnya begini, menurut gue jawabannya nggak salah. Karena 2(x+y) benar-benar diperluas oleh pelajar satu ini. Mungkin, trik ini bisa gue pake nanti saat ulangan. Kalo guru gue protes, gue kasih kamus bahasa Inggris.

15.

Stress dengan pelajaran Matematika nggak membuat pelajar satu ini kehabisan ide. Dia malah menggambar tetris, padahal disuruhnya grafik parabola. Creativity level: insane.


***


Sebenarnya, masih banyak jawaban-jawaban absurd dalam ulangan yang gue temukan. Tapi kalo gue langsung share semua di sini, kebanyakan. Mungkin, postingan ini ada edisi keduanya. Tunggu aja nanti. Kapan-kapan, ya. Kesimpulannya: pasrah membuat kreativitas seseorang meningkat. Ya, saat ulangan dan nggak tahu jawaban misalnya. Pasrah aja. Soal yang jawabannya susah itu menandakan, kreativitas kalian sedang diuji. Jadi, tinggal memilih: mau ikut rumus yang ada di catatan, atau membuat rumus sendiri dengan imajinasi? Risikonya memilih opsi kedua adalah nilai ulangan jelek. Kecuali gue gurunya.


Dan untuk menutup postingan kali ini, ada sebuah rumus absurd yang sebenarnya nggak gue anjurkan. Tapi kalo mau percaya dikit boleh sih:


Study = no fail..... (1)
No study = fail..... (2)


(1) + (2) 


Study + No study = no fail + fail
Study (1+no) = fail + (1+no)
Study = fail

Pajak Pria Tampan di Jepang untuk Mengatasi Krisis Ekonomi

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

Langsung aja gan gak usah neko - neko

Tahun-tahun ini memang Jepang telah menghadapi krisis ekonomi yang terkait dengan tingkat kelahiran yang menurun dan populasi yang menua meningkat secara serius.

 Takuro Morinaga profesor ekonomi Jepang di Dokkyo Universitas Saitama di pinggiran kota Tokyo dan kolumnis televisi, menyarankan sebuah solusi yang unik dan baru untuk mengatasi masalah Negara jepang , yaitu menarik pajak dari para pria tampan seperti dilansir WeirdAsiaNews.

Rencana perpajakan untuk para pria tampan ini diduga akan menciptakan cara agar para pria “rumahan” mencari wanita, menikah, dan memiliki anak.

Selain “kesenjangan kekayaan” Takuro Morinaga melihat “celah cinta” sebagai faktor fundamental menurunnya angka kelahiran di Jepang. Oleh karena itu, ia menyimpulkan bahwa jika Jepang menarik pajak dari para ikemen (pria tampan – ed) dan mengurangi pajak dari para pria yang tidak begitu tampan, maka mungkin perekonomian negara akan lebih baik dalam waktu satu tahun.
Pajak pria tampan yang diusulkan ini akan termasuk menggandakan pajak dari orang-orang yang memenuhi syarat dan mengurangi pajak sebesar 10-20% bagi mereka yang tidak begitu tampan.

Untuk menilai apakah seseorang tampan atau tidak, akan ada panel yang terdiri dari para wanita yang dipilih secara acak untuk memutuskannya.

Saran ini sedikit subyektif, tapi warga Jepang terutama Menteri Ekonomi menganggap ini sebagai hal yang serius dan berharap akan membantu mengurangi krisis ekonomi di Jepang saat ini.

buaahahahha..hati" buat agan yang cakep"..

Selasa, Maret 11

Panorama dari Menara-menara Tertinggi di Dunia


Kali ini kamu akan melihat panorama dari atas menara-menara tertinggi di dunia:

1. Burj Khalifa, Dubai, United Arab Emirates. Ketinggian 828 m.


2. Tokyo Skytree. Tokyo, Japan. Ketinggian 634 m.


3. Abraj Al-Bait Towers (Mecca Royal Hotel Clock Tower). Mecca, Saudi Arabia. Ketinggian 601 m.


4. Canton Tower. Guangzhou, China. Ketinggian 600 m.


5. CN Tower. Toronto, Canada. Ketinggian 553.3 m.


6. One World Observatory, World Trade Center. New York City, United States. Ketinggian 541 m.


7. Ostankino TV Tower. Moscow, Russia. Ketinggian 540.1 m.


8. Taipei 101. Taipei, Taiwan. Ketinggian 509 m.


9. Shanghai World Financial Center. Shanghai, China. Ketinggian 492 m.


10. International Commerce Centre. Hong Kong, China Ketinggian 484 m.


11. Oriental Pearl Tower. Shanghai, China. Ketinggian 468 m.


12. John Hancock Center. Chicago, United States. Ketinggian 457.2 m.


13. Petronas Towers. Kuala Lumpur, Malaysia. Ketinggian 452 m.


14. Zifeng Tower. Nanjing, China. Ketinggian 450 m.


15. Empire State Building. New York City, United States. Ketinggian 449 m.


16. Willis Tower. Chicago, United States. Ketinggian 442 m.


17. Kingkey 100. Shenzhen, China. Ketinggian 442 m.


18. Milad Tower. Tehran, Iran. Ketinggian 435 m.


19. Jin Mao tower. Shanghai, China. 421.5 m.


20. Kuala Lumpur Tower. Kuala Lumpur, Malaysia. Ketinggian 421 m.


21. Al Hamra Tower. Kuwait City, Kuwait. Ketinggian 413 m.


Jumat, Februari 28

Untuk Teman-temanKU yang Selalu Ragu untuk Traveling


Kunasehati kau teman, jika kau muslim maka akan kubuka dengan pertanyaan, berapa lama Nabi Adam melakukan perjalanan untuk bertemu Siti Hawa setelah mereka turun ke bumi? Maka kau harus tahu, salah satu fitrah pertama manusia sejak mereka ada di muka bumi adalah melakukan perjalanan.


Maka kenapa kau ragu untuk melakukan perjalanan? Uang, waktu, resiko? Itu sesuatu yang harus kamu hadapi, jangan hidup dalam tempurung, toh kata orang hidup perjalanan bukan? Dari kamu lahir sampai kamu mati. Iya bukan?

Junjungan kita, Rasulullah SAW pun melakukan hijrah. Dia meminta ummatnya hijrah, lalu ummatnya pun berhijrah, ke Habasyi, ke Madinah. Rasulullah SAW menegakkan keislaman dengan berhijrah. Bukankah hijrah juga termasuk perjalanan? Dalam kitab suci pun ada beberapa kalam yang meminta manusia agar melakukan perjalanan supaya mereka lantas bisa berpikir. Aku kutipkan satu diantaranya :

Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. QS 22 : 46

Duhai temanku, aku tak hendak mengajarkan makna ayat tersebut padamu. Soal tafsir ayat kitab suci bukan kompetensiku. Tapi aku jelaskan padamu begini aku memaknai ayat suci tad. Ayat ini mengajak kita, manusia untuk berpikir setelah melakukan perjalanan, melihat banyak hal, melihat dengan hati, membuka telinga lebar-lebar untuk mendengar, menyerap banyak hal. Bagiku, ayat ini juga meminta manusia agar tidak sampai hatinya buta. Agar manusia banyak belajar tentang banyak hal, tentang apa yang ia temui di perjalanan, semata-mata untuk menemukan makna dari ayat-ayat Tuhan.
                            
                           

Entahlah teman, ada banyak tipe perjalanan dan bisa jadi setiap manusia memiliki pemaknaan yang berbeda. Yang membedakan adalah apa yang kamu dapat di tiap perjalanan. Ibnu Battutah sekian puluh tahun melakukan perjalanan, apa yang didapatkan? sekumpulan karya pengetahuan yang amat penting untuk generasi penerus. Battutah-lah yang kemudian dikenal sebagai penjelajah muslim paling agung.

Lain dengan Wallace, dia berkeliling kepulauan Nusantara, masuk – keluar hutan, bolak-balik diserang Malaria. Pada akhirnya dia memetakan kultur budaya, geografi, sampai flora dan fauna di kepulauan Nusantara. Kerja tekunnya menghasilkan buku Malay Archipelago dan pemetaan flora – fauna di Kepulauan Nusantara mengantarkannya pada garis khayal pembeda tipe Asia dan Australia, yang lalu disebut dengan namanya garis Wallace.

Jika ilmu pengetahuan yang sekarang, sebagian diwariskan oleh orang-orang yang melakukan perjalanan. Tidakkah kamu berpikir bahwa perjalanan adalah cara untuk mendapatkan ilmu?

Perjalanan tidak akan pernah merugikan. Uang? Bisa dicari lagi karena rezeki sudah pasti. Tapi waktu dan kesempatan tidak datang dua kali. Jangan sampai kau menyesal tak pernah melakukan perjalanan. Jangan termasuk dalam orang-orang yang merugi karena hidup bak katak dalam tempurung, hidup dalam kemasygulan atas kekhawatiran yang kamu ciptakan sendiri. 

                             

Teman, lepas egomu sebentar, tinggalkan kenyamanan dalam hidupmu dalam beberapa hari dan berjalanlah keluar. Jadilah pejalan, menderitalah dalam perjalanan, bergaullah dengan siapapun yang kamu temui di jalan, berkorbanlah sedikit uang dan rogoh sedikit dompetmu. Kujamin tidak akan ada penyesalan, semua pengorbanan yang kau lakukan akan dibalas dengan kekayaan jiwa yang tak akan ternilai dengan uang berapapun yang kamu miliki.

Jangan iri dengan mereka yang sering melakukan perjalanan, sering traveling ke berbagai penjuru. Sebagai temanmu, kuberi nasehat, semakin kau iri, mereka akan semakin jauh berkelana. Kemaslah kopermu atau panggullah tas punggungmu. Keluarlah dari zona nyamanmu, karena dunia yang sesungguhnya terletak selangkah di luar zona nyamanmu.

Perjalanan tidak akan pernah merugikan, perjalanan akan mengajarkanmu bagaimana kehidupan yang sesungguhnya, perjalanan akan membukakan matamu tentang apa yang terjadi di luar sana, perjalanan akan membuat hatimu peka terhadap hal-hal baru dan perjalanan pula yang akan membuat nalarmu berkembang, membuatmu menjadi seseorang yang berwawasan luas.


Lambat laun kamu akan mengerti teman, bagaimana perjalanan mengajarkanmu banyak hal. Bagaimana perlahan kamu akan merasakan bagaimana sikapmu akan berubah saat memandang sesuatu. Perlahan kamu akan mulai tidak memandang sesuatu sebagai stereotipe, lama-lama kamu akan mengerti bagaimana melihat sesuatu dari 2 sisi. Pelan tapi pasti, kamu akan paham kenapa banyak pejalan yang kemudian mengeluarkan pendapat yang beragam. Dari situ kamu belajar bagaimana menghargai orang, menghargai perjalanan.

Traveling tidak harus mahal, bahkan dengan 10 persen gajimu pun kamu sanggup. Belenggu pikiranmu sendiri yang membuatmu tak sanggup. Jangan pernah bicara soal uang jika kamu ingin traveling, tapi bicaralah soal bagaimana pengalaman yang kamu dapatkan setelah traveling. Jangan bicara kamu tidak punya waktu, tapi bicaralah bagaimana kamu akan menikmati waktu travelingmu. Percayalah, sesal di belakang tak ada guna, sesal tak traveling adalah sesal yang tak terkira, karena sesungguhnya, kamu masih muda, punya waktu dan ada uang.

Kamu boleh bilang banyak baca buku, buku jendela duniamu. Tapi sampai kapan kamu akan melihat dunia dari balik jendela? Tidakkah kau berkaca teman, bahwa dunia sesungguhnya ada di luar jendela? Maka keluarlah dan lihat dunia baik-baik. Apakah sesuai dengan buku yang kau baca? Atau berbeda? Dari situ kau akan tahu teman, bahwasanya dunia yang sesungguhnya mengajarkan apa yang tidak buku paparkan.

Teman, ketahuilah jangan pandang segala sesuatu dari dirimu sendiri. Karena sesungguhnya kamu tidak tahu hidup seperti apa yang pejalan lakukan. Mungkin di matamu, mereka adalah kaum yang tak memikirkan masa depan dan menghamburkan uang. Tapi kelak kamu akan sadar jika kamu sudah melakukan perjalanan, kaum pejalan adalah justru pengejar kebahagiaan yang tidak peduli nilai uang. Bukankah itu kebahagiaan sejati teman? Kebahagiaan atas segala sesuatu yang tak ternilai dengan uang berapapun.

                            

Tapi mari kita berpikir, perjalanan adalah soal prioritas. Ini nasehat utamaku. Jangan heran karena banyak yang melakukan perjalanan sebagai prioritas, bukan karena mereka banyak uang, tapi karena mereka ingin hidup dan belajar hidup yang sesungguhnya. Karena mereka sadar dunia ini luas untuk dikunjungi dan sebagian dari mereka berkelana untuk benar-benar bersyukur atas nikmat-Nya.

Teman, tidakkah kau bayangkan, di masa tuamu nanti, kamu dengan penuh senyum membelai rambut cucumu, dengan senyumanmu yang sudah kisut dan rambutmu yang memutih. Dengan suara lirih kamu bercerita pada cucumu tentang kisah perjalanan di masa mudamu, dan membuat cucumu bangga punya kakek sepertimu. Lalu dia akan mengikuti jejakmu, menjadi pejalan dan menjadi orang bijak yang belajar banyak hal.

Aku bicara sebagai sahabat, kunasehati kamu teman. Luangkanlah sedikit waktu mumpung masih mampu, sempatkanlah sebentar saja. Travelinglah sekarang dan simpan banyak cerita untuk anak cucumu. Jangan kau berseloroh dengan alasan hal ini itu atau iri dengan yang lain. Travelinglah untuk memperkaya jiwamu serta memperbanyak ilmu.

Kamis, Januari 30

Slalu bersyukur, HARUS !!!



Sepanjang perkuliahan di semester 1 ini, ane merasa selalu ada yang kurang dalam cara belajar, berteman, dan berkomunikasi terhadap sesama. Bisa di bilang belum terlalu open sama yang lain. Maklum deh, namanya juga mahasiswa baru. Sebenarnya ane kecewa berat , depresi sangat, karena ada nilai yang ga sesuai harapan. Padahal nilai itu uda ane tulis di buku harapan ane.. L hmm

Di semester 1 ini, ane banyak melawannya. Ane kagak kumpul buku merah yang pertama, tapiiii, buku merah ane udah banyak tanda tangan nya kok, udah sampai 100. Kagak ngumpulnya karena udah kesorean, ane di rumah dan ketiduran, ga sempat pergi kampus buat ngumpul tuh buku. Setelah itu, ane juga kagak ikut KBM.. L sebenarnya mau sih, Cuma lagi sedikit kecewa aja dengan nilai dan itu membuat ane ga mau ngapa2in, libur ini ane juga Cuma di rumah aja. Banyak waktu yang terbuang sia-sia dengan ane di rumah, ane udah sadari hal itu. Yang salah dalam diri ane , ane juga udah tau, Cuma semua hal butuh waktu. Tidak semudah membalikkan telapak tangan..

Hmmm,, semester depan ane bakal lebih giat lagi dan merubah sudut pandang dan cara belajar ane,
baca-baca kalender lunar cina, tahun ane di januari memang sedikit buruk. Bukannya ane percaya terhadap sesuatu yang begituan, cumaa,, ane ke doktrin aja kayaknya..


Selanjutnya, ane masih menunggu 7 SKS lagi nilai ane di portal, semoga baik-baik aja dan sesuai harapan ane.. aminnn..

yang baca aminin juga ya..
J

Senin, Januari 20

Yuk, mengintip OSPEK di Dalam Negeri vs di Luar Negeri

Kalo bisa milih sekolah di dalam negeri atau di luar negeri, gw mah lebih milih di luar negeri, dan akan terus mencoba sampai bisa. yahh, walaupun gw sekarang lagi kuliah di dalam negeri juga sih, cuma gw benar-benar naik pitam lihat ospek yang kyak hewan di dalam negeri sendiri, termasuk di tempat gw jg sih. cuma untungnya, untuk kegiatan yang seperti ospek2an atau acara yang buat mental rusak, gw akan hindari. haha, peduli amat sama yang lain-lain .. OK ga tu ?

Ingat ini ya teman-teman..

Jangan peduli sama tuh senioritas, kalo mereka kagak ada kasih ilmu pengetahuan dan cerita pengalaman yang bermanfaat sama kalian. benar nih mah kalimat, gw cm ngulang comment kaskus aja sih, ngomong-ngomong nih artikel gw dapat dari kaskus, buat jealous juga sih sm yang sekolahnya di luar negeri.

Di luar negeri generasi muda diperlakukan secara manusiawi dan di didik agar menjadi leader, di kita diperlakukan tidak wajar dan diajarkan agar tunduk penguasa dan menjadi penindas kaum lemah. beda negara beda IQ. :D , tapi gw mah masuk kriteria luar negeri yaaakkk.. :)


Luar negeri:

















Dalam negeri:



















Posting Lama